Anda orang kantoran? Seharian bekerja di ruang bersih ber-AC. Asyik, badan bersih terus, tidak bau dan pakaianpun awet bersih. Anda pun terlepas dari ancaman kulit gelap karena sinar matahari yang kini semakin terasa menyengat. Aman? Nanti dulu. Banyak pekerja kantoran justru mengeluhkan kesehatan yang makin menurun, diantaranya mata sering berair, sulit berkonsentrasi, sampai gangguan saluran pernapasan.
SIAPA menyangka di dalam ruangan yang sejuk dan bersih radikal bebas masih terus mengancam. Banyak pekerja kantoran mengeluhkan kesehatan mereka makin menurun, di antaranya mata sering berair, sulit konsentrasi, sampai gangguan saluran pernapasan.
Dokter Handy Purnama, Medical Marketing Manager PT. Bayer Healthcare Consumer Care, di Jakarta, Rabu (18/2), mengatakan, berdasar penelitian yang dilakukan sekitar 10 sampai 15 tahun lalu, ditemukan gejala-gejala seperti itu pada pekerja kantoran.
"Tapi kalau mereka memeriksakan diri ke dokter tidak ada nama spesifik dari penyakit itu," ujar Handy.
Dengan majunya pengetahuan, penyakit yang dinamakan sick building syndrome (SBS) diketahui. "Gejala-gejalanya persis seperti dikeluhkan para karyawan itu," kata Handy.
Dua belas jam dalam sehari bisa dihabiskan para pekerja di kantor. Selama bertahun-tahun, rutinitas ini dilakukan. Sayang, kerap kali gejala-gejala SBS tidak disadari si penderita. Padahal, jika berlarut, penyakit ini dapat terakumulasi dengan penyakit-penyakit lain yang berdampak buruk bagi kesehatan secara umum.
"SBS disebabkan oleh radikal bebas yang berasal dari debu yang dibawa para pekerja dari luar. Perkakas kantor pun dapat menjadi sumber radikal bebas. Mesin foto kopi, AC, bahkan debu yang tersimpan dalam tumpukan barang-barang di kantor dapat menyebabkan radikal bebas," papar Handy.
Meski tubuh mempunyai antioksidan sendiri, zat penangkal radikal bebas, jika terlanjur banyak radikal bebas yang masuk tubuh dan mengendap, maka butuh penanganan khusus. Cara ampuh yang dapat dilakukan adalah dengan mengonsumsi vitamin.
"Vitamin yang dikonsumsi tidak dapat satu jenis saja, diperlukan beberapa jenis vitamin seperti A, B, E," terang Handy. Bila hanya salah satu yang dikonsumsi, upaya penangkalan tidak maksimal. Radikal bebas masih bebas hidup.
Selain vitamin-vitamin, asupan mineral seperti zinc dan selenium juga dibutuhkan tubuh untuk membantu mengeluarkan sampah-sampah yang menumpuk.
Sumber: Kompas.com
Greeting From Bromo Base
Peace. May God bestow the blessings of salvation to all of us
Welcome to my blog. It's my world... Selamat datang di blog saya...
This blog is containing my personal views, opinions and life experiences. It’s about some thoughts on social order, culture, politics, government, education and self development. All of which is related. Anyone can read this blog. I would like to share with you...
Saya Wawan, tinggal di Probolinggo, sebuah kota di Jawa Timur, Indonesia. Berdekatan dengan Gunung Bromo dengan panorama yang khas dan eksotik serta masyarakat Tengger yang unik, Probolinggo merupakan daerah menarik. Dari sudut kecil inilah saya ingin berbagi informasi dan pengalaman dengan saudara. Tentang pengembangan diri, pendidikan, budaya, politik, pemerintahan, pemilu dan ihwal terkait yang berhubungan dengan kehidupan kita. Saya sangat senang jika ada feedback dari Saudara.
Blakrakan saya di Dewan Pendidikan, Forum Tapal Kuda, KPU, Yayasan Wahana, juga di lembaga kajian sosial di Jawa Timur, Miracle Ways dan corat-coret saya di blog ini mungkin dapat mengajari saya tentang kehidupan. Hal mana yang saya perkenalkan kepada anak-anak saya, para Nikkolai dan anak-anak orang lain (yang mau).
Jika Saudara suka, silakan tour di blog saya. Dan jika Saudara mau, silakan gunakan artikel blog ini asalkan cantumkan sumber link-nya ya... Juga ebook yang ada di bagian akhir postingan, boleh kok diunduh.
Best regards,
Wawan E. Kuswandoro















No comments:
Post a Comment