Orang bisa terdorong untuk melakukan aksi bunuh diri hanya dengan mendengarkan sebuah lagu? Setidaknya itulah yang pernah terjadi...
Sebuah lagu ciptaan seorang pianis dari Budapest, Hungaria, Rezső Seress, bisa memengaruhi pendengarnya untuk bunuh diri. Nada-nada lagu berjudul Gloomy Sunday yang dirilis pada 1933 itu bernuansa kelam, kering dan menyayat hati. Begitu pula halnya dengan liriknya yang menyuratkan ajakan bagi pendengarnya untuk meninggalkan dunia yang dianggap sudah mengalami disfungsi.
Banyak orang, mulai dari kekasih Seress hingga pendengar setia lagu ciptaannya akhirnya melakukan aksi bunuh diri. Bahkan, Seress sendiri akhirnya bunuh diri pada 1968 dengan cara meloncat dari apartemennya. Uniknya, seluruh korban memilih mengakhiri hidupnya pada hari Minggu, seperti judul lagu tersebut, Minggu Yang Kelam.
Video lagu ini, yang di YouTube telah dilihat oleh lebioh dari 11 juta kali, banyak memantik reaksi para pemirsanya. Walaupun belum ada data resmi berapa orang telah meninggal akibat bunuh diri setelah mendengar dan melihat video ini dari YouTube. Dan saya harap anda pun tak akan melakukan aksi bunuh diri setelah melihat dan mendengar lagu ini.. hehe.. :) Konyol ya.... :)
Mengapa Mereka Melakukan Aksi Bunuh Diri?
Secara khusus, saya tak begitu paham apa-apa yang sesungguhnya sedang terjadi pada mereka. Mungkin mereka punya alasan spesifik untuk cukup bisa melakukan aksi konyol dan tolol itu. Seperti misalnya pikirannya sedang suntuk bin kalut (bukan "Kalimantan Utara" lho ya...), atau sedang pusing, stress dan tak punya saluran untuk meredakan stressnya... tak punya pegangan dan merasa tak punya apa-apa dan siapa-siapa lagi... Perasaan frustrasi ini ketika berpadu dengan mendengarkan lagu Gloomy Sunday tersebut seolah mendapat pembenar bagi kondisi jiwanya yang sedang kacau... Mungkin begitu.. Seperti jika anda sedang sedih dan ingin terus menikmati kesedihan itu dengan mendadak suka mendengarkan lagu-lagu sedih pula yang mendayu-dayu.... (bener gak...? hehe... ngaku aja.. hehe.. :..)..).. Kenapa gak lagu rock aja yang bikin anda jingkrak-jingkrak ketika anda dilanda sedih...? Biar perasaan sedih segera sirna...? Kenapa anda justru lebih memilih memelihara kesedihan itu dengan memberi amplifier (pake lagu sedih pula...?.. Tentunya ini persoalan tersendiri yang perlu pula dibahas tersendiri ya.... Aneh?... Anda sendiri yang tahu kan... hehe.... Now kembali ke..
Saya tak yakin ketika seseorang punya pegangan jiwa yang cukup kuat akan terpengaruh oleh alunan lagu GS ini... Walaupun, keadaan psikis seseorang bisa terpengaruh oleh alunan lagu atau musik. Namun seberapa kuat pengaruhnya dan berpengaruh macam apa? Kondisi ini bisa dijelaskan ketika anda mendengarkan sebuah lagu sendu, sedih, melankolis atau lagu riang, ceria berirama rancak atau lagu perjuangan... apa yang terjadi pada anda...? Bagaimana perasaan anda? Mengikuti irama lagu? Perasaan anda mengikuti suasana yang terbangun oleh lagu atau musik tersebut?
Hal yang terjadi pada pendengar GS, secara umum, mengikuti hukum pikiran yang terpengaruh oleh "induksi" yang diberikan oleh stimulus luar (dalam hal ini: lagu, yakni Gloomy Sunday tersebut).
Dalam hukum pikiran, induksi stimulus eksternal jika dilakukan secara efektif, terus menerus dan terstruktur akan mempengaruhi pikiran seseorang yang menerimanya. Orang lain bisa terpengaruh dan menuruti atau mengikuti "perintah" atau kemauan orang yang melakukan "program pikiran". Fenomena ini mirip fenomena hipnosis ketika seseorang terhipnosis dengan sebuah sugesti kata-kata atau situasi atau kombinasi dari keduanya.
Fenomena ini pula yang terjadi pada kasus "cuci otak" (brain washing) yang kini sedang marak diberitakan di media massa.
Bisakah anda tidak terpengaruh oleh "hipnosis" Gloomy Sunday? Jawabnya: sangat bisa. Paling gampang.. ya dengarkan biasa aja (kalau pengen mendengarkan.. mungkin penasaran ya... :).. ). Saya pun mendengarkan biasa saja dan gak ada efek apa-apa... artinya gak pengen bunuh diri... Kalau "efek" dalam arti perasaan jadi bisa merasakan "hawa aneh" disekitar alunan nada kelam pada GS sih ya terasa juga... sama dengan lagu-lagu lain lah... Jangan sampai anda terhanyut dan terhipnosis oleh pikiran sendiri ketika mendengarkan lagu ini...! Bisa jadi bukan lagu ini yang bikin anda terhanyut.. tetapi pikiran anda sendiri yang menciptakan sensasi tanpa anda sadari.. waspadalah...!
Artikel terkait:
Menangkal Pengaruh (Kejahatan Dengan Modus) Hipnosis
Hipnoterapi untuk Persiapan Ujian Nasional, Benarkah?
Read More......















