Greeting From Bromo Base
Peace. May God bestow the blessings of salvation to all of us
Welcome to my blog. It's my world... Selamat datang di blog saya...
This blog is containing my personal views, opinions and life experiences. It’s about some thoughts on social order, culture, politics, government, education and self development. All of which is related. Anyone can read this blog. I would like to share with you...
Saya Wawan, tinggal di Probolinggo, sebuah kota di Jawa Timur, Indonesia. Berdekatan dengan Gunung Bromo dengan panorama yang khas dan eksotik serta masyarakat Tengger yang unik, Probolinggo merupakan daerah menarik. Dari sudut kecil inilah saya ingin berbagi informasi dan pengalaman dengan saudara. Tentang pengembangan diri, pendidikan, budaya, politik, pemerintahan, pemilu dan ihwal terkait yang berhubungan dengan kehidupan kita. Saya sangat senang jika ada feedback dari Saudara.
Blakrakan saya di Dewan Pendidikan, Forum Tapal Kuda, KPU, Yayasan Wahana, juga di lembaga kajian sosial di Jawa Timur, Miracle Ways dan corat-coret saya di blog ini mungkin dapat mengajari saya tentang kehidupan. Hal mana yang saya perkenalkan kepada anak-anak saya, para Nikkolai dan anak-anak orang lain (yang mau).
Jika Saudara suka, silakan tour di blog saya. Dan jika Saudara mau, silakan gunakan artikel blog ini asalkan cantumkan sumber link-nya ya... Juga ebook yang ada di bagian akhir postingan, boleh kok diunduh.
Best regards,
Wawan E. Kuswandoro
Monday, February 9, 2009
Contreng Montreng Pemilu 2009
Ceritanya gini... Saat ini kan sedang memvalidasi template surat suara oleh anggota KPU Kabupaten/ Kota dan KPU Provinsi (juga KPU sendiri untuk calon anggota DPR, yang ini gak tahu). Na.. cerita itu bermula ketika pas tanggal 29 Januari 2009 lalu KPUD dapat undangan KPU untuk validasi surat suara. Eh... sudah memenuhi undangan dengan susah payah... tahunya sampai di kantor KPU data belum siap.... Bayangin, 12 kabupaten/ kota se Jawa Timur aja (belum lagi daerah lain) belum dapat memvalidasi pada hari itu. Ini yang gelombang pertama lho.. Hingga keesokan harinya (barengan KPUD gelombang II) data belum juga siap. Sementara urus nasib surat suara itu, iseng-iseng kutanya peserta gelombang II yang kebetulan rupanya anggota KPU baru. Eh lha kok senyam-senyum (belum tahu dia...) and dengan bangga mengatakan... di lantai 3 mas mau ambil data... Hi.. hi.. kubilang: mas, saya sejak kemarin ni sampe sekarang blon dapet... Baru tampaklah seraut urat kacau tergurat dengan tulus di wajahnya... (masih jauh lebih parah guratan di wajahku...).
Sedikit flash back, ketika tanggal 29 Januari lalu tu, udah capek-capek datang bertiga ama sekretaris dan staf (yang tanggal 29 lalu), eh gak ada apa-apa. Ditungguin sampai 2 hari 2 malam (untung gak pake bakar kemenyan segala..) calon surat suara yang mau divalidasi belum juga hadir di tengah-tengah kita... Hari Sabtu pulanglah kami bertiga dengan tangan hampa... Eh Minggu esoknya dapat surat (via fax) bahwa sesungguhnya hari Minggu itu juga harus ke KPU (Jakarta) lagi untuk validasi utang kemarin... Alamaak.... Kaki ini belum juga lama napak di Kota Probolinggo Kota Seribu Taman... (dulu Kota Anggur.. tapi anggurnya dah pada layu... orang-orang lebih seneng anggur kolesom kali ya...) eh harus terbang lagi... So, sampai di bumi padepokan KPU, hampir sama pula keadaannya kayak hari kemarin. Semelekethe... (apaan tu artinya..? Aukk...)
Saya (kali itu saya sorangan bae...) harus nungguin lamaaa banget. Sejak pagi jam 09.00 WIB eh jam 13.08 (lebihnya kira-kira aja ya..) baru dapet template yang akan divariasi eh validasi (nih ampe keliru..). Udah divalidasi hingga 3 kali eh print out terakhir nongolnya data yang salah lagi (muncul nama-nama yang tidak dikehendaki sebagaimana kondisi sebelum divalidasi). Patut diketahui terdapat nama-nama yang salah. Mulai dari salah ejaan, salah gelar sampai salah sambung.. eh salah orang... (tu kan sama ama salah sambung). Tapi data dah kuperbaiki (kan divalidasi biar valid). Lho data yang tadi di-update oleh petugas KPU berdasarkan hasil validasiku yang udah kuteken tadi gimana ceritanya kok masih error gini.... Usut punya usut ternyata komputer data di KPU masih nyimpen data-data lama juga... Akhirnya mereka kubilang: singkirkan data usang!!! Dan data up-dated simpan tersendiri... dan jauhkan dari jangkauan anak-anak... (emang obat..).
Perjuangan memvalidasi selesai juga setelah ke-4 kalinya kuubek-ubek dengan menghabiskan waktu 4 hari. Pulanglah aku dengan senyum plus meriang (gak pake bellina). Rasa capek itu muncul ketika bekerja dalam ketidak pastian yang datang dari ketidak pastian. Ya begitulah surat suara ini. Belum dicontreng udah contreng montreng duluan... (bisa gak bedain ama 'coreng moreng'...?). Padahal itu kan menyangkut nasib orang ya.. (para caleg tu yang sekarang juga lagi bingung mau omong apaan...).
Tu tragedi yang menimpaku sejak awal yang kebagian giliran gelombang I saat validasi pertama (29 Januari) rupanya juga menimpa teman-teman KPUD lain... Kasian banget tu yang luar Jawa.. jadual pesawat aja kayak jadual ferry Probolinggo - Madura. Sebelum kelar urusan yang menimpa arek-arek Jatim plus gelombang I eh peserta gelombang II dan III juga setali tiga dollar... Kali ini juga gitu (lihat cerita tampang seorang anggota KPUD di atas). Duh Gusti... paringono slamet... Lho kok Gusti Putu Artha bareng Slamet sich...
Belum juga sempurna rasa sakit di badan (meriang campur pileg dipadu dengan batuk berkekuatan 2.7 skala Richter), plus sakit hati nih... datang lagi perintah untuk validasi akhir.. Kali ini calon tragedi tanggal saat posting ini.... yaitu Senin 9 Februari 2009. Acara jam 10.00 WIB. Kebetulan juga lagi persiapan-persiapan sekretariat yang memakan waktuu hingga jam 10.40 WIB, aku akhirnya bisa terbang jam 14.00 Garuda dengan pikiran yakin... (seyakin Pak Hafiz). Tapi yakinku adalah insya Allah akan bermasalah lagi. Ternyata aku bakat ngedukun 'kali ya... Betul.. Teman-teman yang sebegitu setianya nungguin mulai pagi (karena dateng pagi dengan setia) ternyata ketika aku datang (jam 16.09 WIB) juga masih belum dapet lembar-lembar yang akan divalidasi... Rasain luh... Aku juga jadi korban. Ternyata untuk Jatim aja cuma ada 4 kabupaten/ kota yang sudah ada templatenya yang akan divalidasi akhir ini. Sisanya (34 kabupaten/ kota se-Jatim) masih belum ketahuan rimbanya, termasuk punya Kota Probolinggo. Daerah lain juga sami rawon... he.. he.. Tanya sekretariat KPU jawaban gak ada yang beres semua.. Ada yang omong gak tahu lah.. bukan bagiannya lah... petugasnya masih belum turun lah.... Lho kalo gitu mana yang tahu, sapa yang ngerjain, sapa yang tanggungjawab? Kucari dan kucari.. tak ada secuil pun petunjuk yang membantu mencari kebenaran akan nasib surat suara... Ternyata check-list untuk controll daerah yang udah kelar ama yang belum, juga gak ada... Bener-bener MBA.. Management By Accidentally... Hingga akhirnya kutemukan kebenaran: sekretariat KPU bilang bahwa percetakan tu emang yang belum nyetak.
Na... akhirnya kutanya pihak percetakan yang emang nyanggong di situ... (Moga aja ntar kerjanya gak kacau kayak sekarang...). Usut punya usut ternyata percetakan ngaku belum terima soft copy template surat suara dari KPU, sambil nyodorin daftar softcopy yang sudah en belum diterima.... Kata Bu Cici (pihak percetakan): jika KPU sampai nanti malam bisa kasi tu softcopy (Ww: semoga tak salah ambil...), paling cepet besok (10 Februari 2009) setelah jam 12.00 WIB mereka bisa ngasi ke KPUD untuk divalidasi akhir. Itupun ya pakai antriii (budayakan antri ya..) karena gantian... Maklum orang se-Indonesia Raya sich... Na.. betul juga tu.. pernyataan KPU benar, percetakan juga benar... (sama-sama gak ngirim dan gak nyetak).. dan ada hubungan sebab akibat. Jadi jawabannya: A. (=A-pes...).
Na sampai derita ini eh berita ini (sama aja ya...) diturunkan (di-posting), tu calon template surat suara belum ketahuan... Semoga esok surat suara menepati janjinya.... Ku dah setia sekali datang jauh-jauh dari Medan... eh dari Kota Mangga... Padahal esok hari tu kan jadualnya fit and proper test calon anggota KPU yang 10 orang dijadiin 5 orang (terpilih). Na.. untungnya tu aku gak ikut tes itu karena memang gak masuk 10 besar (masuknya di 10 yang lain...), jadinya aku bisa ngurus dan ngusut surat suara ini sampai ke akar-akarnya... Jika saja aku besok harus tes.. pastilah aku ikutan tes dulu... and surat suara ini ntar dulu nasibnya mungkin tambah kacau balau... Sampai ketemu esok pagi ya... Stay tune....
Download e-book Sistem Pemilu
Read More......














