Greeting From Bromo Base

Peace. May God bestow the blessings of salvation to all of us

Welcome to my blog. It's my world... Selamat datang di blog saya...

This blog is containing my personal views, opinions and life experiences. It’s about some thoughts on social order, culture, politics, government, education and self development. All of which is related. Anyone can read this blog. I would like to share with you...

Saya Wawan, tinggal di Probolinggo, sebuah kota di Jawa Timur, Indonesia. Berdekatan dengan Gunung Bromo dengan panorama yang khas dan eksotik serta masyarakat Tengger yang unik, Probolinggo merupakan daerah menarik. Dari sudut kecil inilah saya ingin berbagi informasi dan pengalaman dengan saudara. Tentang pengembangan diri, pendidikan, budaya, politik, pemerintahan, pemilu dan ihwal terkait yang berhubungan dengan kehidupan kita. Saya sangat senang jika ada feedback dari Saudara.

Blakrakan saya di Dewan Pendidikan, Forum Tapal Kuda, KPU, Yayasan Wahana, juga di lembaga kajian sosial di Jawa Timur, Miracle Ways dan corat-coret saya di blog ini mungkin dapat mengajari saya tentang kehidupan. Hal mana yang saya perkenalkan kepada anak-anak saya, para Nikkolai dan anak-anak orang lain (yang mau).

Jika Saudara suka, silakan tour di blog saya. Dan jika Saudara mau, silakan gunakan artikel blog ini asalkan cantumkan sumber link-nya ya... Juga ebook yang ada di bagian akhir postingan, boleh kok diunduh.

Best regards,
Wawan E. Kuswandoro

Ingin berlangganan artikel blog ini? Masukkan alamat email Anda:

Delivered by FeedBurner

Sekolah-Menulis Online

Saturday, February 5, 2011

Strategic Thinking

Strategic Thinking, pemikiran stratejik, lebih dari pengertian perencanaan stratejik. Strategic thinking merupakan sintesa dari proses pendayagunaan intuisi dan kreativitas yang menghasilkan (outcome) “pemikiran perspektif terintegrasi mengenai perusahaan”. Problem masa kini adalah pendekatan perencanaan tradisional yang cenderung mengurangi derajat integrasi, pemikiran stratejik & mengganggu adaptasi bagi kesuksesan organisasi (Henry Mintzberg, 1994).

Bagi Ralph Stacey (1992), strategic thinking adalah “…menggunakan analogi dan perumpamaan kualitatif untuk mengembangkan ide-ide baru yang kreatif… dan mendesain tindakan berbasis pembelajaran baru. Ini berbeda dari perencanaan statejik (strategic planning) yang berfokus pada rangkaian aturan terprogram. Raimond (1996) mengikuti pemikiran yang membedakan strategic thinking dalam 2 mode: “strategi sebagai mesin intelegensia” dan “strategi sebagai imajinasi kreatif”.

Liedtka (1998), menyatakan bahwa strategic thinking menyediakan piranti-fokus yang memungkinkan individu dalam organisasi mampu mengumpulkan dan menyalurkan energi mereka, memfokuskan diri, mengatasi kekacauan dan berkonsentrasi pada jalur yang memacu pencapaian tujuan. Dalam kaitannya dengan pusaran arus perubahan, organisasi acapkali mengalami kelangkaan sumberdaya energi fisik. Hanya mereka yang mampu mendayagunakan potensi energi merekalah yang mampu sukses !

Bagaimana Caranya?

STRATEGIC THINKING TRAINING

Training ini di-setting khusus untuk mempertajam kemampuan peserta dalam memfokuskan pikiran dan perhatian, mendayagunakan intuisi, memperkuat pemikiran perspektif dan imajinasi kreatif, kemampuan untuk mencipta masa depan, mengubah paradigma, mindset dan belief (keyakinan, anggapan) saat ini yang kurang supported pada pencapaian misi kesuksesan pribadi dan perusahaan. Training ini akan MENGUBAH PERFORMA ANDA dengan menggunakan kemampuan potensial diri sendiri !

Yang menarik, metode training ini tidak berkepentingan dengan konten (isi) persoalan yang dialami, tetapi berurusan dengan frame dan struktur pengalaman pikiran peserta training ! Ini sangat memungkinkan para peserta untuk mampu mereframe atau menstruktur ulang pengalaman pikirannya untuk support pada sukses pribadi dan institusi ! Apapun permasalahan teknis yang dihadapi! Ini adalah generic training yang mendesain optimasi pikiran untuk mampu melakukan pekerjaan institusi: analisis, produksi, komunikasi, presentasi, marketing, SDM, motivasi, team work, dsb dengan lebih baik.

Ibaratnya, training ini bekerja di wilayah "hulu". Jika hulu beres, maka hilir beres pula. Perbedaan dengan metode training pada umumnya adalah bahwa training ini melibatkan otak kiri dan otak kanan serta pikiran bawah sadar, yang membuat efek training ini langsung dapat dirasakan oleh peserta. Rasakan perubahan yang menakjubkan setelah mengikuti training ini !


Strategic Thinking -


Read More......
Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

Twitter